Sesuap Penerimaan dan Seteguk Air Segar


Enam tahun sudah berlalu sejak aku berangan-angan menjadi ibu
Menata baju-baju kecil di lemari dan membayangkan kehidupan baru
Ah, aku kira kehidupanku akan menjadi sempurna

Enam tahun sudah berlalu sejak aku berangan-angan menjadi ibu yang baik
Mengajari anakku ini dan itu
Ah, aku bahkan pernah berangan mengajarimu berdoa dan berserah

Enam tahun sudah berlalu sejak aku berangan-angan menjadi ibu yang kuat
Bisa menjadi sandaran saat anakku menangis, kecewa, atau sedih
Ah, aku pernah mengira aku begitu hebat

Nyatanya, kehidupan kita tidak sempurna. Ya kan, Nak.
Nyatanya, aku tak banyak mengajari kamu ini dan itu. Seringkali aku tenggelam dalam rasa cinta diri dan kegelisahanku.
Nyatanya, bukannya menjadi sandaran, malahan seringkali aku membuatmu kecewa, sedih, dan menangis.Ya kan, Nak.

Ada suatu masa dalam hidup ini, Nak saat kau akan merasa kau bisa menghadapi segalanya.
Ada suatu masa dalam hidup ini, Nak saat kau akan merasa dirimu begitu kuat

Masa-masa itulah yang nanti akan memperkenalkanmu pada Tuhan, karena Dia akan menunjukkan betapa cintanya Dia, dan betapa na'ifnya kita

Enam tahun berlalu
Hari ini bersama kita boleh makan bersama, sesuap demi sesuap penerimaan dan seteguk air segar
Nak, aku menyayangimu dengan segala kelemahanku

Selamat menapaki enam ya, Ndu. God bless you as always

Yogyakarta, 7 Juli 2017
Saat Randu beranjak 6

Comments

Popular posts from this blog

Mamaku

Main Sekolah-sekolahan

Gorila yang Menggebuk Dadaku